hUSHwYtKfwFaF0jDSfLoNBhYdAsENb3IXemjMKsL

Damaskus Pusat Peradaban Timur Islam (661-750 M)

Damaskus Pusat Peradaban Timur Islam (661-750 M) - Damaskus memegang peran penting dalam sejarah peradaban Islam, terutama pada masa kekuasaan Bani Umayyah (661-750 M). 

Damaskus Pusat Peradaban Timur Islam (661-750 M)

Damaskus Pusat Peradaban Timur Islam (661-750 M)

Pada periode tersebut, Damaskus menjadi pusat pemerintahan dan peradaban Islam, menggantikan Madinah. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai peran Damaskus sebagai pusat peradaban Timur Islam:

1. Pusat Pemerintahan Bani Umayyah

  • Damaskus dipilih oleh Muawiyah bin Abu Sufyan, pendiri Bani Umayyah, sebagai ibu kota kekhalifahan.
  • Pemindahan pusat pemerintahan dari Madinah ke Damaskus menandai perubahan signifikan dalam sejarah Islam, dengan fokus yang bergeser ke arah ekspansi wilayah dan administrasi yang lebih kompleks.
  • Selama hampir 90 tahun, Damaskus menjadi pusat politik, administrasi, dan budaya dunia Islam.

2. Kemajuan Peradaban

  • Masa kekuasaan Bani Umayyah di Damaskus ditandai dengan kemajuan pesat di berbagai bidang, termasuk:
  • Administrasi: Bani Umayyah mengembangkan sistem administrasi yang terorganisir, dengan pembentukan departemen-departemen (diwan) untuk mengelola berbagai aspek pemerintahan.
  • Ekspansi Wilayah: Bani Umayyah berhasil memperluas wilayah kekuasaan Islam hingga ke Afrika Utara, Spanyol, dan wilayah timur.
  • Arsitektur: Damaskus menjadi saksi pembangunan berbagai bangunan megah, termasuk masjid-masjid dan istana-istana.
  • Budaya dan Ilmu Pengetahuan: Damaskus menjadi pusat pertemuan para cendekiawan dan seniman, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan seni yang signifikan.
  • Perkembangan yang terjadi di Damaskus pada saat itu, menjadikan kota ini sebagai salah satu kota terpenting di dunia pada masa itu.

3. Warisan Sejarah

  • Meskipun kekuasaan Bani Umayyah berakhir pada tahun 750 M, warisan peradaban yang mereka tinggalkan di Damaskus tetap bertahan hingga kini.
  • Damaskus menyimpan banyak situs bersejarah yang menjadi saksi kejayaan masa lalu, termasuk Masjid Umayyah yang megah.
  • Damaskus, dengan demikian, bukan hanya sekadar pusat politik, tetapi juga pusat peradaban yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Islam.

Poin Penting Lainnya

  • Sebelum dikuasai oleh umat islam, Damaskus adalah ibu kota dari kerajaan Romawi Timur di wilayah Suriah.
  • Setelah runtuhnya kekuasaan Bani Umayyah, pusat kekuasaan berpindah ke Bagdad di masa kekuasaan Bani Abbasiyah.

Dengan demikian, Damaskus pada masa Bani Umayyah merupakan pusat peradaban yang penting, dengan kontribusi signifikan dalam bidang politik, administrasi, budaya, dan ilmu pengetahuan.